Bintaljarahdam IX/Udayana Gelar Bintalidjuang Triwulan I TA 2026 dan Konseling NTCR di Yonif 741/GN

Jembrana – Bintaljarahdam IX/Udayana melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental Ideologi dan Kejuangan (Bintalidjuang) Triwulan I TA 2026 dilanjutkan dengan Konseling NTCR bertempat di Mako Yonif 741/GN, pada Rabu 11 Februari 2026 . Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 orang personel yang terdiri dari prajurit Yonif 741/GN, personel Kodim 1617/Jembrana, Subdenpom IX/3-2 Jembrana, serta anggota Persit. Adapun tema yang diangkat adalah “Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Prajurit, PNS dan Keluarga.” Kegiatan diawali dengan rangkaian acara, meliputi pembukaan, laporan perwira tertua, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan Danyonif 741/GN Kapten Inf I Made Sumarta. Sambutan tertulis Kabintaljarahdam IX/Udayana dibacakan oleh Kalakbintal Letkol Inf I Gusti Made Sweda menekankan agar seluruh prajurit, PNS, dan keluarga mampu menyikapi pengaruh globalisasi secara bijak, tidak larut dalam dampak negatif, serta tetap memegang teguh nilai-nilai Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas. Usai pembacaan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi materi ceramah Bintalidjuang yang disampaikan oleh Letkol Inf I Gusti Made Sweda. Dalam materinya, ia menekankan bahwa globalisasi membawa kemajuan sekaligus tantangan, sehingga prajurit, PNS, dan keluarga harus memiliki ketahanan mental dan moral yang kuat serta mampu menjadi filter terhadap berbagai pengaruh negatif. “Globalisasi tidak bisa kita hindari, tetapi bisa kita sikapi dengan bijak. Prajurit, PNS, dan keluarga harus cerdas menyaring pengaruh yang masuk, tetap berpegang pada jati diri TNI, serta menjadikan nilai-nilai Pancasila, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit sebagai pedoman hidup dan pengabdian,” tegas Letkol Inf I Gusti Made Sweda. Ia juga menambahkan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk sikap dan perilaku prajurit agar tetap disiplin, fokus, dan bertanggung jawab dalam mengemban tugas negara. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Bagimu Negeri, laporan perwira tertua, dan penutup. Sementara kegiatan Konseling NTCR dilaksanakan di tempat ibadah masing-masing sesuai dengan agama dan kepercayaan peserta. Kegiatan konseling ini bertujuan untuk memberikan penguatan mental dan spiritual, membantu peserta melakukan refleksi diri, serta membentuk sikap dan perilaku yang lebih positif dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Secara keseluruhan, kegiatan Bintalidjuang Triwulan I TA 2026 dan Konseling NTCR ini berlangsung dalam keadaan tertib, aman, dan lancar. (Pen Bintaljarahdam)